Istilah Dalam Bisnis Yang Sering Digunakan

Istilah Dalam Bisnis Yang Sering Digunakan

Mungkin kamu sering mendengar istilah-istilah unik yang serig digunakan dalam dunia bisnis, Istilah-istilah ini memang terasa asing bahkan terkadang sulit dieja dan dihafal karena kebanyakan istilah-istilah ini merupakan kata serapan dari bahasa asing.

Bisnis yang sukses tidak hanya dibangun atas strategi ataupun modal yang besar. Pebisnis atau pengusaha yang sukses haruslah mengetahui ilmu dasar dalama bisnis, salhsatunya yaitu memahami beragam istilah dalam bisnis. Jangan sampai bisnis kamu kacau karena tidak memahami hal dasar ini.

Kumpulan Istilah Pada Dunia Bisnis

Berikut adalah beberapa istilah dalam bisnis beserta pengertiannya yang hatus kamu pahami dengan baik dan benar, supaya wawasan kamu lebih luas lagi dan bisa meningkatkan bisnis kamu:

Waralaba (Franchise)
Jenis lisensi yang perlu diperoleh oleh pemegang waralaba untuk memiliki akses dan kontrol atas cara kerja bisnis termasuk hak milik, merek dagang, paten, dll.

Stakeholder
Stakeholder adalah individu yang dipengaruhi oleh operasi, kebijakan, dan tujuan perusahaan bisnis. Kreditor, karyawan, pemegang saham, dan investor semuanya adalah pemangku kepentingan.

Brand 
Brand berbedan dengan Merk, brandadalah identitas sebuah perusahaan yang mencakup merk, nama, tanda, istilah, simbol, desain, kata atau kombinasi dari hal-hal tersebut yang ditujukan untuk mengidentifikasi dan membedakan antara perusahaan satu dengan perusahaan yang lain.

Branding
Branding adalah kegiatan membuat nama (merk) atau simbol yang menjadi identitas untuk membedakan produk/jasa satu dengan produk/jasa yang lainnya. Bramding juga berfungsi untuk memperkuat atau menanamkan merk produk dibenak dan hati masyarakat.

Brand Awareness
Yaitu kemampuan konsumen atau juga masyarakat dalam mengingat dan mengenali suatu merk, brand atau produk. Daya ingat pembeli muncul dari gambar, logo, iklan, kemasan, atau slogan yang digunakan pelaku pasar dalam memasarkan produk tersebut.

Bootstrap
Bootstrap merupakan usaha menggalang dana tanpa bantuan pihak luar (investor), yang artinya dana berasal dari kantong sendiri, keluarga, atau rekan bisnis. Sederhananya bootstrap adalah pendanaan sendiri. Kegiatan bootstrap disebut bootstrapping. Bootstrapping biasa dilakukan oleh perusahaan dengan modal besar.

Baca Juga: Bisnis Online Tanpa Modal Yang Menjanjikan

Bargaining
Bargaining atau tawar-menawar adalah negosiasi yang dilakukan antara penjual dan pembeli dalam menentukan harga. Bargaining juga sering diartikan perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa antara dua pihak atau lebih.

B2B
B2B adalah singkatan dari Bisnis ke Bisnis. Ini adalah jenis bisnis di mana transaksi terjadi antara berbagai bisnis tanpa interaksi dengan pelanggan.

B2C 
B2C atau Business to Costumer merupakan bisnis yang melakukan penjualan atau pelayanan kepada konsumen perorangan atau grup secara langsung. Artinya bisnis dilakukan langsung kepada konsumen bukan kepada perusahaan atau bisnis lainnya.

B2E
B2E atau Business to Employee adalah perusahaan yang menggunakan e-commerce untuk mempromosikan produk/jasanya kepada karyawan-karyawan perusahaan yang biasaya menggunakan diskon.

C2B
C2B atau Costumer to Business adalah kegiatan jual beli dimana konsumen akhir bertindak sebagai penjual sedangkan perusahaan bertindak sebagai pembeli, kegiatan ini dilakukan secara online. Dengan kata lain, C2B adalah kebalikan dari B2C.

C2C
C2C atau Costumer to Costumer merupakan jenis bisnis dimana pelaku bisnis menyediakan platform untuk menghubungkan konsumen dengan penjual. Contohnya website e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Lamido.

Cash Flow
Sering juga disebut dengan aliran kas atau arus kas, merupakan pergerakan mengenai jumlah uang yang masuk (cash in flow) dan jumlah uang yang keluar (cash out flow) dalam sebuah bisnis ataupun perusahaan. Cash flow juga bisa diartikan sebagai laporan keuangan yang wajib ada di setiap perusahaan.

COD 
COD atau Cash on Delivery merupakan transaksi jual beli yang dilakukan secara langsung antara penjual dan pembeli. Dimana pembeli bersedia membayar bila barangnya bila sudah ditangan pembeli. Dan pembayaran dilakukan secara langsung bertatap muka anatar penjual dan pembeli, tanpa melalui pihak manapun.

Entrepreneur
Entrepreneur disebut juga wirausahawan, adalah seseorang yang selalu membawa perubahan, inovasi, ide dan aturan baru dalam bisnis yang dijalankan. Entrepreneur juga diartikan seseorang yang berpikir kreatif serta berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan.

Jaminan
Yaitu aset yang ditawarkan peminjam sebagai jaminan kepada pemberi pinjaman untuk memperoleh pinjaman. Bisa juga disebut sebagai agunan,

Anggaran Dasar
Yaitu dokumen hukum yang menetapkan peraturan bersama dengan misi dan tujuan perusahaan. Dokumen ini berfungsi sebagai cahaya penuntun untuk bisnis apa pun yang dengan jelas menyatakan prinsip-prinsip yang menjadi dasar pendirian perusahaan.

Pendanaan Seri A
yaitu putaran pertama pembiayaan yang diterima oleh para pemula dan bisnis dari perusahaan modal ventura. Para investor juga mendapat kesempatan untuk mendapatkan kepemilikan perusahaan melalui penjatahan saham.

Kapitalis Ventura
Kapitalis ventura adalah investor yang menyediakan modal untuk bisnis yang berada pada tahap awal atau mencoba membantu usaha kecil yang ingin berkembang.

Investor Malaikat
Juga disebut sebagai investor swasta, penyandang dana malaikat, investor informal, investor benih, ini adalah kategori individu yang menyediakan modal untuk perusahaan baru atau bisnis dalam pertukaran utang konversi atau ekuitas kepemilikan.

Klaim asuransi
Permintaan formal kepada perusahaan asuransi yang mendesak untuk memberikan kompensasi atau menutupi kerugian yang ditimbulkan oleh seseorang berdasarkan kebijakan tertentu.

Penipuan Perbankan
Penipuan perbankan adalah praktik ilegal yang dilakukan oleh individu atau organisasi untuk secara tidak etis mendapatkan uang dan aset lain dari bank atau lembaga keuangan.

Outsourcing
Praktik bisnis yang umum, outsourcing adalah ketika perusahaan mempekerjakan orang dari luar perusahaan untuk melakukan tugas-tugas seperti produksi, manufaktur, penyediaan dll yang bisa dilakukan di dalam lokasi juga.

Demikianlah kumpukan istilah dalam bisnis yang sering ditemukan dalam kegiatan bisnis. Sebenarnya masih bnyak istilah bisnis yang tidak disebutkan di artikel ini. Semoga dengan infromais ini dapat menambah wawasan kamu dalam dunia bisnis.

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini